Beranda / Pemerintahan / Bupati Pamekasan Tekankan Aparat Tegas Tindak Pelaku Usaha Minuman Beralkohol di Kota Gerbang Salam

Bupati Pamekasan Tekankan Aparat Tegas Tindak Pelaku Usaha Minuman Beralkohol di Kota Gerbang Salam

PAMEKASAN, SiaranMadura.com – Ribuan minuman keras (miras) berhasil diamankan aparat gabungan kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari berbagai lokasi di Kabupaten Pamekasan. Barang bukti tersebut kemudian dimusnahkan di Lapangan Negara Bhakti, Senin (9/2/2026), menjelang bulan suci Ramadan.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman secara tegas menekankan kepada aparat kepolisian dan Satpol PP agar menindak tegas pelaku usaha minuman beralkohol di wilayah Kabupaten Pamekasan. Ia menilai peredaran miras menimbulkan dampak negatif dalam kehidupan sosial, baik dari aspek kesehatan, pendidikan, maupun ketertiban masyarakat.

Orang nomor satu di Pamekasan itu menegaskan tidak boleh ada lagi toleransi terhadap pelaku usaha yang masih menyediakan minuman keras, termasuk di tempat-tempat hiburan.

“Pemusnahan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen kami dalam penegakan hukum yang nyata. Tidak ada ruang toleransi dan tidak ada kompromi terhadap peredaran minuman keras di wilayah yang kami pimpin,” tegas KH. Kholilurrahman.

Ia menambahkan, tindakan pemusnahan miras tersebut telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam menekan peredaran miras.

“Tindakan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah untuk menghentikan peredaran minuman keras di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Pamekasan juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menekan peredaran miras. Menurutnya, upaya penertiban tidak cukup hanya melibatkan aparat kepolisian dan Satpol PP, melainkan harus didukung oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Jika masyarakat menemukan adanya pelaku usaha yang menjual miras, segera laporkan. Penertiban ini membutuhkan partisipasi semua pihak,” tegasnya.

Tak hanya itu, KH. Kholilurrahman juga mendorong upaya pencegahan melalui edukasi dan pengawasan bersama, khususnya di wilayah Madura. Ia mengajak empat kabupaten di Madura untuk berkolaborasi dalam memperketat pengawasan peredaran miras.

“Jika Madura ingin aman dan steril dari miras, maka seluruh daerah harus bersinergi dan saling memperkuat razia, termasuk memperketat pengawasan di jalur Suramadu,” pungkasnya.

Penulis : Jun

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *