PAMEKASAN, SiaranMadura.com – Pertandingan final Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamellingan (SGRP) Pamekasan, Minggu malam (15/02/2026), berakhir dengan kemenangan Persepam melalui babak adu penalti.
Selama 90 menit waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1. Ketegangan memuncak saat laga dilanjutkan ke babak adu penalti. Jantung para suporter seakan berdenyut kencang ketika kapten Persepam, Arifin Setyadi, berhasil menggagalkan eksekusi penalti pemain Pasuruan United. Seisi stadion pun bergemuruh menyambut keberhasilan Yadi menepis bola.
Tak berhenti di situ, mantan kiper Persijap tersebut kembali membuat suporter “senam jantung”. Bahkan, terdengar salah satu penonton meneriakkan kalimat “Tauhid” sesaat sebelum Yadi maju sebagai eksekutor dari titik putih.
Histeria penonton pecah saat Yadi sukses menjalankan tugasnya. Ia mengeksekusi penalti dengan teknik panenka—sebuah teknik yang berisiko tinggi karena dilakukan dengan cara mencungkil bola untuk mengecoh kiper lawan. Namun, Yadi melakukannya dengan sempurna tanpa kesalahan.
Seusai laga, Pelatih Persepam, Anis Puad, mengapresiasi penampilan sang kapten.
“Arifin Setyadi mengecoh kiper lawan dengan teknik panenka. Luar biasa. Selain mampu menepis bola, dia juga bisa mencetak gol lewat teknik tersebut. Itu tidak mudah,” ujar Coach Anis Puad.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut membutuhkan keberanian dan mental yang kuat.
“Memang tidak mudah. Harus punya keberanian dan mental. Yadi punya itu,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu suporter setia Persepam, Lukman, mengaku sempat terkejut saat mengetahui sang kiper menjadi algojo penalti.
“Sebetulnya kami, teman-teman suporter, terkejut kok kipernya yang mengambil penalti,” ujarnya.
Pria asal Waru itu juga mengakui sempat merasa ragu.
“Kami sempat ragu dan pesimis. Kami khawatir bola melambung tinggi. Tapi Alhamdulillah, kapten Persepam sangat tenang menghadapi tekanan tinggi dan berhasil mencetak gol. Apalagi dengan teknik panenka, itu menjawab keraguan kami,” pungkasnya.
Penulis : Jun









