Beranda / Pemerintahan / BPBD Pamekasan Siapkan Tandon Air Hadapi Musim Kekeringan, Penyaluran Dilakukan Langsung ke Masyarakat

BPBD Pamekasan Siapkan Tandon Air Hadapi Musim Kekeringan, Penyaluran Dilakukan Langsung ke Masyarakat

Pamekasan – SiaranMadura – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan menyiapkan sejumlah tandon air sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang kerap melanda beberapa wilayah saat musim kemarau.

Tandon-tandon tersebut saat ini terlihat tersusun di area kantor Pemda Pamekasan bagian timur. Keberadaan tandon tersebut merupakan stok persediaan yang disiapkan pemerintah daerah untuk mendukung penanganan krisis air bersih bagi masyarakat ketika musim kemarau tiba.

Akhmad Dhofir Rosidi, Pelaksana Tugas (PLT) Kalaksa BPBD Pamekasan, mengatakan, tidak ada kriteria khusus bagi masyarakat yang berhak menerima bantuan tandon air. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih.

“Terkait kriteria penerima bantuan tandon, sebenarnya tidak ada kriteria khusus. Yang jelas masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah yang mengalami kekurangan air,” ujarnya, Jumat (13/03/2026).

Menurutnya, tandon yang saat ini tersimpan di kawasan Pemda Timur memang disiapkan sebagai persediaan logistik menghadapi musim kekeringan yang berpotensi terjadi di beberapa kecamatan di Pamekasan.

“Tandon tersebut memang untuk persediaan dan persiapan menghadapi musim kekeringan. Jadi ketika terjadi krisis air bersih, bantuan bisa segera disalurkan,” jelasnya.

Ia menegaskan, dalam proses penyalurannya gratis, BPBD dapat memberikan bantuan tandon secara langsung kepada masyarakat atau melalui pemerintah desa setempat. Cara ini dilakukan agar distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Penyaluran bisa dilakukan langsung kepada masyarakat dengan mengajukan surat atau melalui pemerintah desa, tergantung kondisi di lapangan,” tambahnya.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, BPBD juga melakukan monitoring setelah bantuan disalurkan. Langkah ini dilakukan guna memastikan tandon dimanfaatkan sesuai dengan tujuan, yakni untuk membantu penyediaan air bersih bagi warga.

Selain itu, BPBD Pamekasan juga memiliki rencana untuk meningkatkan cakupan bantuan tandon pada tahun 2026. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar mendapatkan tambahan bantuan tandon air.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar ke depan bisa mendapatkan tambahan bantuan tandon, sehingga cakupan bantuan kepada masyarakat bisa lebih luas,” pungkasnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman kekeringan serta memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi saat musim kemarau.

Penulis : Fiki

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *