Pamekasan – Siaranmadura – Polemik terkait bonus dan uang pembinaan bagi atlet peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 hingga kini belum menemui kejelasan. Para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Pamekasan justru mengaku belum menerima hak mereka dari pemerintah daerah.
Padahal, para atlet tersebut telah berjuang keras bahkan mempertaruhkan keselamatan demi meraih prestasi di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Namun hingga saat ini, uang pembinaan maupun bonus yang dijanjikan belum juga diberikan.
Kondisi ini menuai kritik dari sejumlah pihak. Pemerintah Kabupaten Pamekasan dinilai tidak serius dalam memberikan apresiasi terhadap para atlet yang telah membawa pulang medali dari ajang Porprov Jatim 2025.
Salah satu atlet yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan sikap pemerintah daerah. Menurutnya, perjuangan para atlet di arena pertandingan tidaklah mudah. Mereka harus menjalani latihan intensif, menguras tenaga, bahkan menghadapi risiko cedera demi mengharumkan nama daerah.
“Latihan mereka tidak mudah, bahkan ada yang sampai cedera. Kami berjuang membawa nama Pamekasan, tapi sampai sekarang bonus yang dijanjikan belum juga kami terima,” ujarnya, Kamis (12/03/26).
Ia mengatakan, sejak ajang Porprov Jatim 2025 berakhir, para atlet terus menunggu realisasi bonus tersebut. Namun hingga kini belum ada kepastian kapan hak mereka akan diberikan.
Kritik juga datang dari Abd Kholis pemerhati olahraga dan Manager Atlet Prestasi PSHT di Pamekasan. Ia menilai pemerintah daerah, khususnya Bupati Pamekasan, kurang sigap dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Menurutnya, pemberian bonus merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan pengorbanan para atlet, jika hal ini tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan akan mempengaruhi semangat atlet untuk terus berprestasi.
“Ini bukan sekadar soal uang, tapi bentuk penghargaan terhadap perjuangan atlet. Kalau terus dibiarkan, ke depan bisa membuat atlet kehilangan motivasi,” ujarnya.
Para atlet dan pihak terkait berharap Pemerintah Kabupaten Pamekasan segera memberikan kejelasan terkait pencairan uang pembinaan dan bonus tersebut. Mereka meminta pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap perjuangan para atlet yang telah membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.
Penulis : Fiki











