Beranda / Pemerintahan / Temui Massa Aksi, Sekda Pamekasan Janji Sampaikan Tuntutan Aliansi BEM ke Bupati

Temui Massa Aksi, Sekda Pamekasan Janji Sampaikan Tuntutan Aliansi BEM ke Bupati

PAMEKASAN, Siaranmadura.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Taufiqurrahman, menemui massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Pamekasan yang menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Selasa (7/4/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk evaluasi terhadap satu tahun kepemimpinan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Wakil Bupati H. Sukriyanto. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait berbagai persoalan yang dinilai masih terjadi di Kabupaten Pamekasan.

Di hadapan massa aksi, Taufiqurrahman menjelaskan bahwa Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan sedang menjalankan agenda dinas di luar daerah.

“Apabila Bupati dan Wakil Bupati sedang tidak berada di daerah atau sedang menjalankan tugas di luar kota, maka tugas-tugas administratif biasanya ditangani oleh sekretaris daerah,” ujar Taufiqurrahman.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan atas tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

“Saya tidak bisa mengambil kebijakan dan tidak bisa langsung mengamini tuntutan dari para demonstran. Namun, aspirasi ini akan kami sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu orator aksi, Izet, menyampaikan bahwa sejumlah tuntutan yang dibawa mahasiswa sebenarnya telah disampaikan sebelumnya kepada pemerintah daerah.

“Poin-poin tuntutan yang kami bawa hari ini sebelumnya sudah pernah kami diskusikan bersama Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah saat audiensi beberapa bulan lalu,” kata Izet.

Menanggapi tuntutan terkait reformasi birokrasi, Taufiqurrahman menyebut bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kinerja birokrasi.

“Bisa kita lihat dari indeks reformasi birokrasi yang mengalami peningkatan dari angka 70 menjadi 80. Ini masih capaian dalam satu tahun pemerintahan. Tentu masih ada kekurangan yang akan terus kami evaluasi ke depan,” jelasnya.

Terkait sejumlah jabatan yang masih kosong, Taufiqurrahman menyatakan bahwa proses pengisian jabatan masih berlangsung.

“Jabatan yang kosong sebenarnya sedang dalam proses. Kami melihat pada tahun 2026 hingga bulan Juni ada sekitar tiga jabatan yang akan memasuki masa purna tugas. Kami menunggu itu sehingga kemungkinan pengisian jabatan bisa dilakukan sekaligus,” katanya.

Ia berharap pada periode Juni hingga September mendatang tidak ada lagi jabatan kosong di tingkat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Selain itu, ia juga menanggapi tuntutan terkait insentif guru ngaji.

“Insyaallah bantuan insentif untuk guru ngaji sudah kami salurkan pada bulan puasa kemarin. Kami berharap hal itu sudah sesuai dengan harapan bersama,” ujarnya.

Taufiqurrahman juga menjelaskan bahwa Bupati Pamekasan saat ini sedang berada di Jakarta untuk mengikuti agenda nasional terkait program kebersihan dan pengelolaan persampahan bersama sejumlah kepala daerah lainnya.

“Bapak Bupati sedang memperjuangkan program kebersihan persampahan di Jakarta bersama 45 kabupaten/kota se-Indonesia. Kita doakan semoga program tersebut berhasil,” pungkasnya.

Penulis: Jun

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *