Beranda / Pemerintahan / Sekda Pamekasan Tegaskan Kamis Tetap Hari Kerja Normal, Bantah Anggapan Kantor Pemkab Sepi

Sekda Pamekasan Tegaskan Kamis Tetap Hari Kerja Normal, Bantah Anggapan Kantor Pemkab Sepi

Pamekasan – Siaranmadura – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Taufikurrachman menegaskan bahwa aktivitas pemerintahan setiap hari Kamis tetap berjalan normal sebagaimana hari kerja lainnya. Ia membantah anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terlihat sepi sehingga dianggap banyak aparatur sipil negara (ASN) tidak bekerja.

Menurut Taufikurrachman , keberadaan pejabat atau ASN yang tidak berada di ruang kerja tidak serta-merta dapat disimpulkan sedang tidak menjalankan tugas. Sebab, banyak agenda kedinasan yang mengharuskan pegawai berada di luar kantor.

“Hari kerja tetap beraktivitas seperti biasa. Kalau tidak ada di ruang kerja jangan langsung disimpulkan tidak bekerja. Bisa saja sedang dinas luar atau menghadiri rapat di OPD lain,” ujarnya, Kamis (23/07/26).

Ia menjelaskan, mobilitas ASN, khususnya pejabat struktural, merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pemerintahan. Berbagai agenda koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), rapat teknis, hingga kegiatan lapangan menjadi aktivitas rutin yang tidak selalu dilakukan di kantor masing-masing.

Terkait anggapan bahwa hari Kamis menjadi waktu khusus bagi pejabat Pemkab untuk berada di luar daerah, Sekda memastikan tidak ada kebijakan ataupun agenda rutin yang menyebabkan seluruh pejabat meninggalkan kantor secara bersamaan.

Ia juga menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Berdasarkan pemantauannya, seluruh layanan publik di lingkungan Pemkab Pamekasan tetap berjalan sebagaimana mestinya meskipun sebagian ASN sedang menjalankan tugas di luar kantor.

“Layanan, sepanjang pemantauan saya, tetap berjalan seperti biasa. Di kantor pelayanan terkadang memang tidak ada pemohon atau petugas sedang menunggu masyarakat yang datang. Selain itu, sekarang banyak layanan yang sudah bisa diakses secara online,” jelasnya.

Menurutnya, transformasi digital yang diterapkan pemerintah daerah membuat sebagian besar masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke kantor untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi. Kondisi tersebut turut memengaruhi tingkat keramaian di sejumlah kantor pelayanan.

Taufikurrachman juga mengingatkan masyarakat agar tidak menilai kinerja birokrasi hanya dari banyak atau sedikitnya pegawai yang terlihat berada di ruang kerja. Penilaian tersebut, kata dia, perlu mempertimbangkan tugas kedinasan yang dijalankan ASN di lapangan maupun melalui sistem pelayanan berbasis digital.

Sementara itu, mengenai data kehadiran ASN berdasarkan sistem e-absensi dan e-kinerja selama tiga bulan terakhir, Sekda belum menyampaikan rincian angka kehadiran. Ia hanya memastikan bahwa aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik di lingkungan Pemkab Pamekasan tetap berlangsung normal sesuai mekanisme yang berlaku.

Taufikurrachman menambahkan, untuk pola kerja aparatur, Pemerintah Kabupaten Pamekasan menerapkan Work From Home (WFH) pada hari Jumat sesuai ketentuan yang berlaku. Sedangkan pada hari Kamis, seluruh ASN tetap melaksanakan tugas seperti hari kerja biasa, baik di kantor maupun melalui penugasan kedinasan di luar kantor.

Penulis : Fiki

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *