Pamekasan – Siaranmadura – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mendapat perhatian dari Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP). Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih, PIJP akan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak.
Kegiatan sosial bertajuk “Peduli Krisis Air Bersih” tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 9-11 September 2026. Penyaluran air bersih ini menyasar masyarakat di sejumlah desa yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat kondisi kemarau.
Ketua PIJP Pamekasan, Sujak Lukman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan di tengah musim kemarau, jurnalis tidak hanya bertugas meliput dan memberitakan, tetapi juga harus hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, PIJP tidak bergerak sendiri. Penyaluran bantuan dilakukan bersama para relawan serta sejumlah pihak yang turut mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut, di antaranya BPBD, PDAM, Kodim 0826 Pamekasan, dan Polres Pamekasan.
“Tim PIJP bersama relawan dan mitra terkait telah melakukan survei lokasi serta Sebelum penyaluran. Armada dan tangki air juga sudah dipersiapkan untuk segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Senin (07/09/26).
Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga yang harus menghadapi keterbatasan air bersih selama musim kemarau.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat di tengah musim kemarau panjang. Ini adalah wujud nyata kepedulian PIJP untuk Pamekasan,” katanya.
Sujak menegaskan, penyaluran bantuan akan diupayakan tepat sasaran sehingga air bersih benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
PIJP juga mengajak berbagai elemen masyarakat, pemerintah, lembaga, serta pihak swasta untuk bersama-sama membangun kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan.
Menurut PIJP, persoalan air bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Kolaborasi berbagai elemen dinilai penting agar kebutuhan dasar masyarakat tersebut dapat terpenuhi, khususnya di wilayah yang mengalami kekeringan.
Melalui aksi sosial ini, PIJP berharap kehadiran bantuan air bersih dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat Pamekasan melewati masa sulit akibat kekeringan.
Penulis : Fiki











