PAMEKASAN, SiaranMadura.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga meluapkan kemarahan di Kantor PT PLN (Persero) Pamekasan mendadak viral di media sosial. Video berdurasi sekitar 1 menit 20 detik itu beredar luas melalui platform TikTok.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @rifatsamlan. Dalam rekaman itu, tampak seorang warga dalam kondisi emosi memprotes pelayanan PLN Pamekasan yang dinilai tidak responsif. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Senin (19/1/2026).
Dalam video itu, warga tersebut menyampaikan kekesalannya karena merasa telah menunggu sejak pagi hingga melewati pukul 13.00 WIB tanpa mendapatkan pelayanan. Ia juga mengaku telah diminta menunggu berulang kali hingga waktu istirahat kantor, namun keluhannya belum ditangani. Warga tersebut bahkan mendesak PLN tingkat provinsi hingga pusat agar menindaklanjuti kinerja PLN Pamekasan.
Aksi tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Di kolom komentar, sejumlah pengguna media sosial mengaku mengalami hal serupa terkait pelayanan PLN.
Salah satu warganet menulis bahwa dirinya pernah melaporkan kabel listrik bertegangan besar yang jatuh di area persawahan milik tetangganya. “Kami takut ada korban, tapi hanya dijanjikan, sampai sekarang tidak diperbaiki,” tulisnya.
Komentar lain menyebutkan, “Bukan cuma sampean, Pak. Di daerah saya juga kabelnya jatuh, sudah lapor tapi belum juga diperbaiki.”
Keluhan serupa juga datang dari warga lain yang mengaku pernah meminta penambahan tiang listrik karena satu tiang digunakan lebih dari 20 kepala keluarga sehingga menyebabkan tegangan listrik tidak stabil. Namun hingga kini, permintaan tersebut belum direalisasikan.
Selain itu, ada pula warganet yang mengungkap pengalaman pengurusan perubahan daya listrik ke tarif bisnis yang harus bolak-balik ke kantor PLN tanpa hasil. “Dua kali setor berkas tidak diproses. Tapi kalau minta bantuan orang dalam, setengah hari langsung jadi,” tulisnya.
Beredarnya video tersebut menunjukkan adanya ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap pelayanan kelistrikan, khususnya dalam hal penanganan laporan dan tindak lanjut keluhan pelanggan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN Pamekasan belum memberikan keterangan resmi terkait video viral tersebut maupun berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat melalui media sosial.










