PAMEKASAN, SiaranMadura.com – Hingga saat ini, Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Pamekasan belum dapat ditemui awak media untuk memberikan klarifikasi terkait video viral warga yang memprotes pelayanan PLN di media sosial TikTok pada Senin (19/1/2026).
Awak media mendatangi Kantor ULP PLN Pamekasan yang beralamat di Jalan Kesehatan, RW 08, Barurambat Kota, guna meminta konfirmasi atas video tersebut. Namun, berdasarkan keterangan petugas keamanan (satpam) yang berjaga, Manajer ULP PLN Pamekasan, Muhammad Andrian, sedang tidak berada di kantor.
“Bapak manajer sedang ada agenda di luar kantor, tepatnya di Kantor UP3 Pamekasan di Jalan Joko Tole Nomor 127,” ujar petugas keamanan yang bertugas saat itu.
Ketika dimintai tanggapan terkait video viral warga yang memprotes pelayanan PLN, petugas keamanan tersebut menyatakan tidak berwenang memberikan keterangan.
“Maaf, Mas, itu bukan ranah saya,” ucapnya.
Awak media juga mencoba meminta kontak WhatsApp Manajer ULP PLN Pamekasan, namun petugas keamanan menyampaikan bahwa pihaknya tidak diperkenankan membagikan kontak pribadi tanpa persetujuan yang bersangkutan.
Setelah menunggu hampir satu jam, petugas keamanan kemudian meminta awak media menuliskan kontak WhatsApp di buku tamu untuk disampaikan kepada Manajer ULP PLN Pamekasan.
Sekitar 30 menit kemudian, Muhammad Andrian menghubungi awak media melalui sambungan telepon. Dalam percakapan tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menemui awak media lantaran sedang menjalankan agenda di luar kantor.
“Kita bertemu di lain waktu,” ujar Andrian singkat.
Namun hingga berita ini diterbitkan, Kepala ULP PLN Pamekasan belum memberikan kepastian waktu untuk pertemuan maupun klarifikasi resmi terkait video viral dan keluhan masyarakat tersebut.
Penulis: Aj/Fr










