Beranda / Pamekasan / Dishub Pamekasan Ungkap Penyebab PJU Padam, Dari Cuaca Ekstrem hingga Ancaman Vandalisme

Dishub Pamekasan Ungkap Penyebab PJU Padam, Dari Cuaca Ekstrem hingga Ancaman Vandalisme

Pamekasan — Siaranmadura – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pamekasan mengungkap berbagai faktor yang menyebabkan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik mengalami kerusakan. Selain dipicu persoalan teknis dan cuaca ekstrem, Dishub juga menyoroti potensi pencurian kabel hingga aksi vandalisme yang dinilai turut mengancam keberlangsungan fasilitas penerangan jalan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Pamekasan, Indah Eka Surgawati, mengatakan selama triwulan pertama tahun 2026, pihaknya telah melakukan perbaikan terhadap sekitar 270 titik PJU yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

“Periode Januari hingga Maret 2026, total perbaikan PJU mencapai kurang lebih 270 titik. Kerusakan terjadi hampir merata di berbagai wilayah,” ujarnya, Rabu (20/05/26).

Menurutnya, mayoritas kerusakan disebabkan faktor teknis seperti kabel power yang mengalami lost contact, kabel putus, hingga gangguan akibat cuaca buruk. Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang, kelembapan udara, dan sambaran petir disebut menjadi penyebab dominan terganggunya sistem penerangan jalan.

Dishub juga tidak menampik adanya ancaman faktor eksternal yang berpotensi memperparah kerusakan PJU. Di antaranya pencurian kabel, aksi vandalisme, maupun gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Potensi kerusakan akibat faktor eksternal seperti pencurian kabel dan vandalisme memang ada. Namun setiap kasus harus diverifikasi terlebih dahulu untuk memastikan penyebabnya. Kalau tahun ini belum ditemukan, tetapi pada tahun sebelumnya kejadian seperti itu pernah terjadi,” jelasnya.

Ia menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pemeliharaan PJU agar pelayanan penerangan jalan kepada masyarakat semakin optimal. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan berdasarkan laporan atau aduan warga, tetapi juga melalui langkah preventif secara berkala.

Pemeliharaan preventif itu meliputi pendataan kondisi PJU, monitoring rutin di lapangan, hingga pemetaan titik-titik rawan kerusakan di seluruh wilayah Pamekasan.

Dengan langkah tersebut, Dishub berharap gangguan penerangan jalan dapat diminimalisir sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan tetap terjaga, terutama pada malam hari.

Penulis : Fiki

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *