Beranda / Pemerintahan / Antusias Warga Ramaikan Pasar Murah di Kadur, Pemkab Diminta Perpanjang Waktu Pelaksanaan

Antusias Warga Ramaikan Pasar Murah di Kadur, Pemkab Diminta Perpanjang Waktu Pelaksanaan

Pamekasan – SiaranMadura – Antusiasme warga mewarnai pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan di Kecamatan Kadur. Banyaknya masyarakat yang datang bahkan membuat pemerintah daerah diminta mempertimbangkan penambahan waktu pelaksanaan di masa mendatang.

Kegiatan pasar murah tersebut merupakan program Pemkab Pamekasan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang digelar selama bulan Ramadan di seluruh kecamatan.

Plt Kabid Perdagangan Disperindag Pamekasan, Abdurrahman Nahrul, mengatakan, pasar murah dilaksanakan di 13 kecamatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga serta mengendalikan daya beli masyarakat.

“Program ini dilaksanakan di semua kecamatan. Hari ini pasar murah digelar di Kecamatan Kadur,” ungkapnya, Kamis (05/03/26).

Menurut Nahrul, program tersebut juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Dalam kegiatan itu, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar. Di antaranya beras SPHP seharga Rp57.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp18.000 per liter, serta mie instan Rp10.000 per paket.

Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah saat ini masih dilakukan selama satu hari di setiap kecamatan. Namun, melihat tingginya antusias masyarakat, pihaknya akan mempertimbangkan agar pelaksanaan program tersebut bisa berlangsung lebih lama di masa mendatang.

“Untuk saat ini pelaksanaannya satu hari di setiap kecamatan. Namun ternyata banyak masyarakat yang meminta agar ke depan bisa dilaksanakan dua hari,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Kadur Mohammad Jasin, mengaku program pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, program tersebut perlu terus ditingkatkan agar daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

“Program pasar murah ini sangat membantu masyarakat Kadur untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” katanya.

Ia juga berharap ke depan pelaksanaan pasar murah tidak hanya digelar satu hari, tetapi bisa berlangsung dua hingga tiga hari agar lebih banyak masyarakat dari berbagai desa dapat memanfaatkan program tersebut.

“Waktunya hanya satu hari. Ke depan pelaksanaan program ini sebaiknya bisa ditambah menjadi dua sampai tiga hari agar lebih banyak masyarakat yang terjangkau,” pungkasnya.

Penulis : Fiki

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *