Beranda / Peristiwa / Beredar Surat Pencairan Dana Mengatasnamakan H. Her Bawang Mas, Dipastikan Penipuan

Beredar Surat Pencairan Dana Mengatasnamakan H. Her Bawang Mas, Dipastikan Penipuan

PAMEKASAN – Siaranmadura – Masyarakat dihebohkan dengan beredarnya sebuah surat bertuliskan “Surat Pencairan Dana PT Bawang Mas Grup” di media sosial. Dalam surat tersebut disebutkan adanya hadiah uang tunai sebesar Rp80.000.000 kepada pemenang, namun penerima diminta terlebih dahulu melakukan “pengaktifan hadiah” dengan mentransfer uang sebesar Rp500.000.

Surat tersebut juga mencantumkan nama H. Her sebagai pihak yang memberikan hadiah, bahkan menampilkan foto dirinya untuk meyakinkan calon korban.

Menanggapi beredarnya surat tersebut, H. Her memberikan klarifikasi melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan bentuk penipuan yang mengatasnamakan dirinya serta perusahaan yang disebut dalam surat tersebut.

Dalam pernyataannya, H. Her mengatakan bahwa dirinya tidak pernah memiliki akun media sosial di platform mana pun. Oleh karena itu, segala bentuk informasi, undian, maupun pencairan hadiah yang beredar di media sosial dengan mencatut namanya dipastikan bukan berasal darinya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan pesan atau surat yang menjanjikan hadiah dengan syarat mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu.

“Saya tidak punya akun media sosial di mana pun. Jadi kalau ada yang mengatasnamakan saya atau PT Bawang Mas Grup dan meminta transfer uang, itu jelas penipuan,” ujar H. Her dalam video klarifikasinya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kepentingan untuk melakukan modus semacam itu.

“Saya tidak perlu memakai cara seperti itu, karena uang saya masih banyak,” tambahnya.

H. Her berharap masyarakat lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang kini marak beredar di media sosial. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak menanggapi ataupun mentransfer uang kepada pihak yang mengatasnamakan dirinya maupun perusahaan yang disebut dalam surat tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar di internet, terutama yang berkaitan dengan hadiah atau undian yang meminta sejumlah uang sebagai syarat pencairan.

Penulis : Fiki

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *