Pamekasan – Siaranmadura – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDIP Pamekasan, Nadi Mulyadi, menegaskan bahwa dana cadangan yang direncanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dinilai sebagai langkah antisipatif pemerintah menghadapi pemilihan Kepala daerah 2029 mendatang.
Menurutnya, keputusan pemerintah daerah dengan melakukan dana cadangan pilkada sudah dipertimbangkan secara matang, terlebih efisiensi anggaran yang saat ini tidak dapat dihindari oleh pemerintah daerah
Nadi menilai pemerintah harus lebih kreatif terhadap segala langkah yang di ambil untuk Pamekasan ke depan.
“Dengan adanya Efisiensi seharusnya pemkab Pamekasan mampu dan bisa mengambil keputusan yang ekstrem, harus menganbaikan kegiatan yang tidak dibutuhkan,” ungkapnya, Selasa (31/03/26).
Anggota Komisi II DPRD Pamekasan tersebut, menyinggung terkait adanya wacana tentang mekanisme pemilihan kepala daerah yang kemungkinan di pilih oleh DPRD. Namun, ia menilai isu tersebut masih belum memiliki legal standing atau dasar hukum yang jelas.
Karena itu, dana cadangan juga dinilai sebagai kebutuhan dan perlu dilakukan sebagai langkah solutif menghindari tekanan anggaran yang lebih besar di kemudian hari.
“Kalau dana cadangan menjadi sebuah kebutuhan, karena isu tersebut belum memiliki kejelasan. Sehingga pemerintah perlu melakukan dana cadangan biar tidak terlalu besar pemangkasan anggaran di kemudian hari,” pungkasnya.
Penulis : Fiki











