PAMEKASAN, SiaranMadura.com — Gelombang dukungan terhadap pengusaha tembakau di Madura terus menguat. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan secara resmi menyatakan dukungannya serta mendorong pemerintah agar menerapkan kebijakan cukai tarif III bagi industri tembakau di Madura.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Aula PCNU Pamekasan, Jalan Raden Abdul Aziz, Jungcangcang, Selasa (14/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PCNU Pamekasan, KH Muchlis Nasir, bersama jajaran pengurus lainnya.
Dalam keterangannya, KH Muchlis menegaskan bahwa keberadaan pengusaha tembakau lokal memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi petani dan buruh.
“Keberadaan pengusaha tembakau di Madura sangat membantu perekonomian masyarakat. Petani dan buruh menjadi lebih sejahtera, serta stabilitas ekonomi masyarakat ikut terjaga,” ujarnya.
Menurutnya, sektor tembakau memiliki peran penting dalam mendorong perputaran ekonomi, baik secara mikro maupun makro, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.
Lebih lanjut, PCNU Pamekasan mendesak pemerintah agar segera merealisasikan kebijakan cukai yang lebih berpihak kepada pelaku usaha lokal, khususnya melalui penerapan tarif yang lebih terjangkau.
“Kami berharap pemerintah memberikan kemudahan dalam pengurusan izin cukai serta segera merealisasikan tarif pita cukai yang lebih terjangkau demi keadilan dan keberlangsungan sektor tembakau di Madura,” tegas KH Muchlis.
Ia menambahkan, kebijakan cukai yang disusun secara proporsional akan membuka ruang bagi pelaku usaha dan petani untuk tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi. Selain itu, kebijakan tersebut juga dinilai mampu menjaga stabilitas harga tembakau agar tetap menguntungkan bagi petani.
Penulis: Jun











