Beranda / Pamekasan / Ketua Satgas MBG Pamekasan Akui Sebagian Dapur Belum Berizin, Satgas Siap Lakukan Sidak dalam Waktu Dekat

Ketua Satgas MBG Pamekasan Akui Sebagian Dapur Belum Berizin, Satgas Siap Lakukan Sidak dalam Waktu Dekat

PAMEKASAN, Siaranmadura.com – Polemik terkait keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan terus menjadi sorotan. Menanggapi hal tersebut, Ketua Satgas MBG Pamekasan, H. Sukriyanto, akhirnya memberikan penjelasan terkait kondisi di lapangan.

Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, jumlah keseluruhan dapur MBG yang masuk pada data DLH ada 107 dapur. Sebanyak 47 dapur sudah survei atau bina oleh DLH. Dari 47 dapur tersebut, yang memiliki IPAL hanya dua dapur.

Sukriyanto mengakui bahwa sebagian dapur MBG memang belum sepenuhnya memiliki kelengkapan perizinan. Hal itu, menurutnya, juga menjadi salah satu pertanyaan yang disampaikan oleh sejumlah pihak, termasuk para konten kreator yang menyoroti persoalan tersebut.

“Yang ditanyakan teman-teman, termasuk dari konten kreator Abuya Official, itu soal IPAL sebagai tempat pembuangan limbah. Kalau dilihat secara umum, sekitar 95 persen sudah ada sistem pembuangan, tetapi sekitar 80 persen memang belum memiliki perizinan atau izinnya belum terurus,” ujar Sukriyanto saat memberikan keterangan.

Ia menegaskan bahwa Satgas MBG telah menekankan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar persoalan perizinan tersebut segera ditindaklanjuti. Setelah momentum Lebaran, Satgas MBG berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur MBG di wilayah Pamekasan.

“Dalam waktu dekat, kami dari Satgas akan terus melakukan sidak ke dapur-dapur MBG. Kami ingin melihat langsung apa saja kekurangannya. Dari hasil sementara memang ditemukan beberapa dapur yang izinnya belum terurus,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sukriyanto juga mengungkapkan bahwa Satgas MBG telah menjadwalkan rapat koordinasi untuk membahas persoalan tersebut secara lebih serius. Rapat tersebut akan digelar pada Senin, 7 April 2026, pukul 08.00 WIB.

“Insyallah Senin, 7 April 2026, kami akan mengadakan rapat Satgas pukul 08.00 WIB. Setelah itu kami akan berkoordinasi dengan para mitra yang belum memiliki izin, supaya ditemukan pola atau mekanisme yang tepat, baik dari sisi kesehatan, kelayakan dapur, maupun hal lainnya,” katanya.

Sebelumnya, Satgas MBG juga telah melakukan sidak terhadap lima dapur MBG di Pamekasan untuk menilai kelayakan tempat dan kesiapan operasional. Dari hasil sidak tersebut, ditemukan bahwa sebagian dapur belum beroperasi karena masih terdapat sejumlah kekurangan.

“Kemarin ada lima dapur MBG yang kami sidak terkait tempat dan kelayakannya. Ada juga yang memang belum beroperasi karena masih perlu pembenahan,” ungkapnya.

Ia memastikan ke depan Satgas MBG akan terus melakukan pengawasan bersama koordinator wilayah (korwil) serta dinas terkait, guna memastikan setiap dapur MBG benar-benar memenuhi standar sebelum dioperasikan.

“Ke depan kami dari Satgas akan terus mengawal bersama korwil dan dinas terkait, sampai dapur-dapur MBG ini benar-benar layak untuk dioperasikan,” pungkasnya.

Penulis : Fiki

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *