PAMEKASAN – Siaranmadura – Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto, menghadiri kegiatan Pengajian Umum, Halalbihalal, sekaligus Tasyakuran Khotmil Qur’an di Desa Lebbek, Kecamatan Pakong, Jum’at (27/03/26).
Dalam sambutannya, Wabup menekankan pentingnya sinergi antara nilai-nilai spiritual dan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
H. Sukriyanto menyampaikan apresiasi mendalam terhadap para santri dan warga yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Ia menyebut para penghafal Al-Qur’an sebagai aset berharga bagi Kabupaten Pamekasan.
“Para penghafal Al-Qur’an ini adalah manusia-manusia pilihan yang dipilih langsung oleh Allah SWT untuk menjaga kemurnian Kalamullah di muka bumi. Sudah sepatutnya kita semua memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada mereka yang telah mendedikasikan waktunya untuk menjaga Al-Qur’an dalam hati dan pikiran mereka,” ujar H. Sukriyanto.
Lebih lanjut, pihaknya mengingatkan bahwa esensi dari Al-Qur’an harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, terutama dalam hal kepedulian sosial. Menurutnya, Al-Qur’an mengajarkan manusia untuk tidak hanya saleh secara individu, tetapi juga saleh secara sosial.
“Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca atau dihafalkan, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Salah satu perintah fundamental di dalamnya adalah kewajiban kita untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Jika budaya saling menasihati ini kuat, maka tatanan sosial masyarakat kita akan semakin kokoh,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Wabup Sukriyanto menyoroti aspek gotong royong sebagai mesin penggerak kemajuan daerah. Ia mengajak masyarakat Desa Lebbek untuk tetap solid dan tidak jenuh dalam bekerja sama membangun desa maupun kabupaten.
“Kemajuan Pamekasan bukanlah tanggung jawab yang bertumpu pada pundak pemerintah semata. Ini adalah amanah kolektif. Saya mengajak seluruh warga untuk tidak pernah jera merawat spirit gotong royong. Dengan semangat kebersamaan, seberat apa pun tantangan pembangunan akan terasa lebih ringan untuk kita lalui,” pungkasnya.
Acara yang berlangsung di salah satu musala desa tersebut berjalan khidmat dengan dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang antusias mengikuti rangkaian pengajian hingga usai.
Penulis : Fiki











