Pamekasan – SiaranMadura – Menjelang bulan Ramadan, kenaikan harga kebutuhan dapur mulai dirasakan para pembeli, sejumlah komoditas bahan pokok di Kabupaten Pamekasan, mengalami kenaikan harga. Sebagaimana terpantau di Pasar Kolpajung, Pamekasan.
Ibu Subaidah warga Pamekasan yang juga rutin belanja, mengatakan, sejumlah komoditas seperti bawang, cabe, telur, menjadi bahan yang paling terasa kenaikannya.
Menurutnya, harga bawang putih yang sebelumnya berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp34 ribu per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp. 25 ribu per kilogram menjadi Rp. 28 ribu bahkan ada yang Rp. 30 ribu per kilogram. Sedangkan, harga cabai rawit merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp. 50 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp75 ribu per kilogram. Bahkan, di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit merah tembus hingga Rp80 ribu per kilogram.
Meski demikian, ia mengaku tetap membeli sesuai kebutuhan dan tidak ingin terlalu mengikuti keinginan belanja karena harga yang terus melonjak.
“Tingginya harga berbagai bahan pokok tersebut terpaksa saya mengurangi takaran pembelian, Biasanya membeli satu kilogram, maka kini hanya seperempatnya saja,” ujarnya. Rabu (04/02/26).
Lebih lanjut, ibu Subaidah mengatakan kenaikan harga menjelang perayaan besar sudah menjadi pola tahunan, baik di momen Natal dan Tahun Baru maupun bulan Ramadan dan Lebaran. Meski cukup memberatkan, ia tetap berusaha menyesuaikan pengeluaran.
“Saya berharap semoga kenaikan harga yang terjadi dapat kembali stabil,” harapnya.
Penulis : Fiki










