Beranda / Siaran Tv / Malam Nisfu Syaban, Jamaah Masjid Al-Muttaqin Ragang Gelar Doa dan Muhasabah

Malam Nisfu Syaban, Jamaah Masjid Al-Muttaqin Ragang Gelar Doa dan Muhasabah

Pamekasan – SiaranMadura – Malam Nisfu Syaban merupakan malam pergantian catatan amal manusia selama satu tahun, dan pembukaan buku baru tahun mendatang. Masyarakat berkumpul memohon ampun dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. di Masjid Al-Muttaqin Desa Ragang, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan. Selasa (03/02/26).

Ustadz Abdul Bari, Takmir Masjid, mengatakan saat memberikan tausiyah, Malam Nisfu Syaban jatuh pada pertengahan bulan Syaban 1447 Hijriah atau 2 Februari 2026. Istilah Nisfu dalam bahasa Arab berarti pertengahan. Sya’ban adalah istilah bahasa Arab yang berasal dari kata syi’ab yang artinya jalan di atas gunung. Islam kemudian memanfaatkan bulan Sya’ban sebagai waktu untuk menemukan banyak jalan, demi mencapai kebaikan.

Ustadz Bari menjelaskan, ada istilah yang mengatakan, kita harus selamat dikemudian hari, dan hari kemudian. Selamat dikemudian hari artinya lolos dari pemeriksaan, selamat dihari kemudian nanti diakhirat kita tidak ada pertanyaan nantinya. kita tutup 1446 Hijriah kemudian masuk 1447 Hijriah. Karena itu, syariat mengatakan bila ada hutang piutang, seperti puasa dan nazar harus diselesaikan sebelum Nisfu Syaban.

“Sebab itu akan tercatat sedemikian rupa sampai nanti dipertanggung jawabkan. Inilah hubungannya dengan Nisfu Syaban,” ungkapnya. Senin (02/2/26).

Menurutnya, Malam Nisfu Syaban sebagai malam yang penuh rahmat dan pengampunan dari Allah SWT. Pada malam ini, umat Islam dianjurkan untuk merenungkan amal perbuatan mereka sepanjang tahun. Umat Islam juga dianjurkan untuk memohon ampunan atas dosa-dosa mereka. Umat Islam juga dianjurkan untuk mendoakan diri sendiri, keluarga, dan orang-orang terdekat.”

Ia mengajak Masyarakat untuk Memperbanyak Istighfar dan Taubat, melaksanakan Sholat Malam (Qiyamullail), membaca Al-Qur’an, berpuasa sunnah, membaca surah Yasin 3 kali, dan memperbanyak bersyahadat.

“Saya mohon maaf dan minta rido, jika selama ini ada kesalahan dalam menyampaikan tausiyah dihadapan para jemaah Masjid Al-Muttaqin,” tutupnya.

Penulis : Fiki

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *