Pamekasan – Siaranmadura – Sekolah Dasar Plus Nurul Hikmah Pamekasan tengah menjadi perhatian setelah muncul adanya mosi tidak percaya yang ditujukan kepada pihak komite sekolah. Informasi ini didapat dari salah satu wali murid, permasalahan tersebut telah memicu perbedaan pandangan di lingkungan internal sekolah maupun wali murid.
Kepala sekolah, Ainul Yakin, saat dimintai keterangan mengaku belum dapat menyampaikan informasi secara rinci terkait persoalan tersebut.
Menurutnya, hingga saat ini masih diperlukan kejelasan mengenai informasi dasar, termasuk siapa pihak yang pertama kali menyampaikan permasalahan ini.
“Bukan tidak mau bersikap komparatif atau terbuka terhadap persoalan ini, namun kami masih perlu mengetahui secara jelas informasi yang berkembang, termasuk siapa yang menyampaikan,” ujar Ainul Yakin, Rabu (13/05/26).
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah telah diminta untuk menjadi penengah dalam persoalan yang berkembang di lingkungan sekolah. Namun, proses mediasi yang dilakukan hingga kini belum menghasilkan kesimpulan ataupun keputusan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
Situasi tersebut membuat dinamika internal masih berlangsung tanpa adanya titik temu yang dianggap memenuhi harapan bersama. Meski demikian, pihak sekolah menegaskan tetap berupaya menjaga kondusivitas lingkungan pendidikan agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.
Ainul Yakin juga menyampaikan bahwa dirinya merupakan pihak kedua yang menerima adanya mosi tidak percaya dari beberapa pihak tertentu.
“Saya juga pihak kedua yang menerima adanya penyampaian mosi tidak percaya dari beberapa pihak,” pungkasnya.
Penulis : Fiki











