Pamekasan – Siaranmadura – Upaya meningkatkan layanan kesehatan terus dilakukan RSUD Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan. Kini, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut resmi membuka layanan mamografi untuk membantu deteksi dini kanker payudara bagi masyarakat Madura dan sekitarnya, Rabu (13/05/26).
Plt Direktur RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan bahwa layanan baru itu didukung dengan alat mamografi bantuan dari Kementerian Kesehatan RI melalui program penguatan layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi).
Menurutnya, keberadaan alat tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya penanganan kanker payudara di wilayah Madura bagian timur.
“Alhamdulillah, RSUD Smart kini sudah memiliki alat mamografi yang dapat membantu mendeteksi kanker payudara sejak dini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, alat mamografi tersebut menjadi yang pertama tersedia di kawasan Madura timur, meliputi Pamekasan, Sampang, hingga Sumenep. Bantuan itu diterima setelah rumah sakit mengajukan permohonan selama kurang lebih dua tahun.
Penunjukan RSUD Smart sebagai penerima bantuan disebut tidak lepas dari kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia yang dimiliki rumah sakit, termasuk keberadaan dokter spesialis patologi anatomi dan dokter radiologi.
Layanan mamografi sendiri berfungsi untuk menunjang penegakan diagnosis kanker payudara melalui pemeriksaan pencitraan atau imaging pada jaringan payudara. Dengan teknologi radiasi khusus, alat tersebut mampu menampilkan kondisi jaringan secara detail sehingga dokter dapat mendeteksi adanya benjolan atau kelainan sedini mungkin.
Jika ditemukan indikasi tertentu, proses pemeriksaan akan dilanjutkan oleh dokter spesialis patologi anatomi melalui pengambilan sampel jaringan guna memastikan apakah benjolan tersebut bersifat ganas atau tidak.
“Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, baru ditentukan langkah penanganannya, apakah perlu operasi atau tindakan medis lainnya,” jelas Syaiful.
Saat ini, RSUD Smart Pamekasan telah didukung dua dokter spesialis patologi anatomi dan dokter radiologi yang siap mengoperasikan layanan mamografi secara maksimal.
Selain menyiapkan tenaga medis, rumah sakit juga telah melengkapi sarana penunjang berupa ruang khusus anti-radiasi sesuai standar keamanan alat mamografi.
Syaiful berharap, hadirnya layanan tersebut dapat mempermudah masyarakat Madura dalam memperoleh pemeriksaan kanker payudara tanpa harus dirujuk ke Surabaya.
“Ke depan masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya untuk pemeriksaan kanker payudara. Cukup di Pamekasan saja,” tandasnya.
Layanan mamografi sendiri diperuntukkan bagi perempuan usia di atas 40 tahun atau mereka yang memiliki risiko tinggi kanker payudara, termasuk yang memiliki riwayat keluarga penderita kanker.
Penulis : Fiki











